Advertisement :
Bisnis

Harga Emas Hari Ini 10 Januari 2024, Terjungkal imbas Penguatan Dolar AS

×

Harga Emas Hari Ini 10 Januari 2024, Terjungkal imbas Penguatan Dolar AS

Sebarkan artikel ini

AYOBADUNG.COM – Harga Emas Hari Ini 10 Januari 2024, Terjungkal imbas Penguatan Dolar AS – Harga emas berjangka mengalami penurunan pada Selasa di divisi COMEX New York Mercantile Exchange, sebuah gerakan yang mencerminkan dinamika pasar global. Penurunan ini, sebesar 50 sen atau 0,02%, menetapkan harga penutupan emas pada US$2.033,00 per ounce. Faktor utama yang menyebabkan penurunan ini adalah penguatan dolar AS, sebuah mata uang yang kinerjanya terus-menerus mempengaruhi pasar komoditas global.

Situasi ini menjadi lebih kompleks dengan pernyataan dari pejabat The Federal Reserve (Fed). Pada diskusi yang diadakan oleh Rotary Club of Atlanta, Presiden Federal Reserve Bank of Atlanta, Raphael Bostic, menyatakan bahwa inflasi telah turun lebih dari yang diperkirakan, berada dalam jalur untuk mencapai target The Fed sebesar 2 persen. Namun, ia juga menggarisbawahi bahwa masih terlalu dini untuk menyatakan kemenangan atas inflasi. Bostic mengulangi ekspektasinya untuk dua kali penurunan suku bunga tahun ini, dengan prediksi penurunan pertama akan terjadi pada kuartal ketiga.

Di sisi lain, Gubernur Federal Reserve Michelle Bowman, dalam konferensi yang diselenggarakan oleh Asosiasi Bankir Carolina Selatan, menyatakan bahwa kebijakan saat ini cukup ketat untuk mencapai target inflasi. Meskipun demikian, Bowman berpendapat bahwa kondisi saat ini tidak memadai untuk penurunan suku bunga. Pernyataan ini memberikan dampak langsung pada ekspektasi pasar mengenai kemungkinan penurunan suku bunga oleh The Fed pada bulan Maret.

Pasar juga dipengaruhi oleh laporan Departemen Perdagangan AS yang menyatakan bahwa defisit perdagangan barang dan jasa AS turun 2 persen dari $64,5 miliar pada bulan Oktober menjadi $63,2 miliar pada bulan November. Penurunan ini memberikan dampak terhadap harga emas, mengingat emas sering dianggap sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakstabilan ekonomi.

Investor kini menantikan rilis indeks harga konsumen AS bulan Desember yang akan dikeluarkan pada hari Kamis, dan indeks harga produsen AS pada hari Jumat. Data ini akan memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter AS, yang akan mempengaruhi pasar emas secara signifikan.

Di sisi lain, logam mulia lainnya juga mengalami penurunan. Perak untuk pengiriman Maret turun sebesar 21,90 sen atau 0,94 persen, menetap pada US$23,091 per ounce. Platinum untuk pengiriman April juga mengalami penurunan, turun US$15,90 atau 1,66%, dan ditutup pada US$943,50 per ounce.

Dapatkan Prediksi Skor Bola Setiap Harinya GRATIS!! Melalui Google News. Ikuti Ya !!