Advertisement :
Bisnis

Harga Emas Hari Ini 17 Januari 2024, Waspadai Rebound Dolar AS

×

Harga Emas Hari Ini 17 Januari 2024, Waspadai Rebound Dolar AS

Sebarkan artikel ini

AYOBADUNG.COM – Harga Emas Hari Ini 17 Januari 2024, Waspadai Rebound Dolar AS – Harga emas spot (XAUUSD) turun 1% lebih pada perdagangan Rabu (17/1/2024) pagi ini, ke level US$2.028,02 per troy ons. Penurunan ini terjadi seiring dengan lonjakan dolar AS dan indikasi Federal Reserve masih hati-hati dalam kebijakan menurunkan suku bunga acuan.

Indeks dolar AS (DXY) naik 0,9% ke level 102,608, level tertinggi dalam lebih dari satu bulan. Kenaikan indeks dolar AS membuat emas batangan menjadi kurang menarik bagi pemegang mata uang lainnya.

Selain itu, pernyataan anggota dewan gubernur bank sentral AS (The Fed) Christopher Waller yang mengatakan tidak perlu buru-buru memangkas suku bunga juga menjadi sentimen negatif bagi harga emas. Waller mengatakan, The Fed masih akan memantau data ekonomi dan inflasi sebelum memutuskan untuk memangkas suku bunga.

“Setelah pernyataan pejabat The Fed tersebut, pelaku pasar melihat probabilitas pemangkasan suku bunga pada Maret 2024 turun menjadi 61% dibandingkan sebelumnya 70%,” kata Monex Investindo Futures.

Dari dalam negeri, harga emas Antam dan emas UBS di gerai Pegadaian terpantau bervariasi pada perdagangan hari ini. Untuk emas cetakan Antam terpantau naik, sementara emas cetakan UBS tercatat turun.

Data Pegadaian menunjukkan harga emas cetakan UBS 0,5 gram dijual seharga Rp604.000 atau turun Rp1.000 dibandingkan dari harga Selasa (16/1/2024). Sementara itu, harga emas Antam berukuran sama dibanderol Rp633.000, naik Rp1000 dibandingkan dengan harga kemarin.

Harga emas cetakan Antam berbobot 1 gram dibanderol seharga Rp1.163.000 atau naik Rp3.000 dibandingkan dengan harga kemarin. Sementara itu, harga emas cetakan UBS berbobot yang sama dibanderol senilai Rp1.132.000, turun Rp3.000 dari harga sebelumnya.

Analis Monex Investindo Futures, Hariyanto Wijaya, mengatakan, harga emas berpotensi kembali tertekan pada perdagangan hari ini. Hal ini seiring dengan masih kuatnya dolar AS dan indikasi The Fed yang masih hati-hati dalam kebijakan menurunkan suku bunga.

“Harga emas masih akan berada di bawah tekanan selama dolar AS masih kuat dan The Fed belum menunjukkan kecenderungan untuk memangkas suku bunga secara agresif,” kata Hariyanto.

Ia memperkirakan, harga emas akan bergerak di rentang US$2.000-US$2.050 pada perdagangan hari ini.

Dapatkan Prediksi Skor Bola Setiap Harinya GRATIS!! Melalui Google News. Ikuti Ya !!